Kegiatan Masa Ta'aruf Madrasah (Matamuda), MTs Negeri 2 Pacitan Perkuat Karakter Murid melalui Kolaborasi Lintas Sektor Wujudkan Madrasah Ramah Anak.
Juli 17, 2026
0
PACITAN | Patroli-news.com
MTs Negeri 2 Pacitan menggelar rangkaian kegiatan penguatan karakter murid dan harmonisasi ekosistem madrasah sebagai bagian dari komitmen membangun lingkungan pendidikan yang religius, aman, inklusif, dan berwawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai instansi, mulai dari Polsek Kebonagung, Koramil Kebonagung, hingga Puskesmas Kebonagung, sehingga tercipta sinergi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembiasaan positif melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Madrasah, tadarus Al-Qur'an, serta Senam Anak Indonesia Hebat. Kegiatan ini menjadi fondasi dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme, religiusitas, dan semangat kebersamaan kepada seluruh peserta didik baru.
Selanjutnya, pihak madrasah memperkenalkan profil, visi, misi, serta berbagai program unggulan yang dimiliki MTs Negeri 2 Pacitan. Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan budaya disiplin dan tata tertib madrasah sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik yang berakhlakul karimah.
Untuk memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga, madrasah turut menghadirkan wali murid dalam kegiatan sosialisasi tata tertib. Pertemuan tersebut bertujuan menyamakan persepsi, membangun komitmen bersama, serta mempererat kerja sama dalam mendampingi proses pendidikan peserta didik.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, MTs Negeri 2 Pacitan juga mengimplementasikan program ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah) berbasis Ekoteologi. Melalui program ini, para murid diajak memahami bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan wujud rasa syukur kepada Tuhan atas ciptaan-Nya.
Penguatan karakter juga diwujudkan melalui materi Moderasi Beragama yang disampaikan oleh Agen Bunda Modiis. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya sikap toleransi, saling menghormati, serta hidup harmonis di tengah keberagaman. Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif sehingga suasana belajar menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
Komitmen mewujudkan Madrasah Ramah Anak (MRA) diperkuat melalui kolaborasi dengan sejumlah instansi. Polsek Kebonagung memberikan edukasi mengenai pencegahan perundungan (bullying), perlindungan dari kekerasan dan pelecehan seksual, bahaya pornografi, penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya penggunaan internet secara sehat dan bijak.
Sementara itu, Puskesmas Kebonagung menyelenggarakan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang membahas kesehatan reproduksi remaja, gizi seimbang, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.
Di sisi lain, Koramil Kebonagung memberikan materi Wawasan Kebangsaan yang bertujuan menanamkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, jiwa patriotisme, serta rasa cinta tanah air kepada seluruh peserta didik.
Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan dan penandatanganan Ikrar "Sahabat MTs Negeri 2 Pacitan" pada media "Tree of Kindness" oleh seluruh peserta didik kelas VII. Ikrar tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan madrasah yang bebas dari perundungan serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti kegiatan outbound yang dipandu oleh guru bersama pengurus OSIM MTs Negeri 2 Pacitan. Berbagai permainan edukatif dirancang untuk melatih kerja sama tim, meningkatkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, sekaligus mempererat persaudaraan antarpeserta didik.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, MTs Negeri 2 Pacitan menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu membentuk peserta didik yang berkarakter, toleran, peduli lingkungan, sehat secara fisik dan mental, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.
(red)
