PACITAN, Patroli-News.com – SMK Negeri 1 Donorojo, Kabupaten Pacitan, menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan melibatkan berbagai instansi lintas sektor. Program ini menjadi langkah strategis sekolah dalam membentuk karakter peserta didik baru sekaligus mempersiapkan generasi emas yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan MPLS tidak hanya difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga dirancang sebagai proses pembentukan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, kesadaran hukum, kesehatan, hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, SMKN 1 Donorojo menjalin kolaborasi dengan Koramil Donorojo, Polsek Donorojo, Puskesmas Donorojo, dan BPBD Donorojo.
Melalui sinergi tersebut, para peserta didik memperoleh materi yang komprehensif dari para narasumber sesuai bidangnya. Koramil Donorojo memberikan pembinaan kedisiplinan, cinta tanah air, bela negara, serta latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) guna menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini.
Sementara itu, Polsek Donorojo membekali siswa dengan edukasi mengenai kesadaran hukum, pencegahan perundungan (bullying), tertib berlalu lintas, serta bahaya penyalahgunaan narkoba. Materi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.
Dari sektor kesehatan, Puskesmas Donorojo memberikan penyuluhan mengenai kesehatan remaja, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pentingnya menjaga kesehatan mental, serta pola hidup sehat selama masa pertumbuhan.
Adapun BPBD Donorojo memberikan edukasi tentang mitigasi bencana dan penanganan kondisi darurat. Pembekalan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi bencana sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan.
Kepala SMKN 1 Donorojo, Achmad Syaifudin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027 mengedepankan pendekatan yang humanis, ramah anak, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh.
"MPLS tahun pelajaran 2026/2027 ini mengedepankan pendekatan yang humanis dan ramah anak. Melalui kolaborasi dengan Koramil, Polsek, Puskesmas, dan BPBD, kami ingin memastikan bahwa sejak hari pertama, siswa baru kami dididik untuk menjadi pribadi yang tidak hanya kompeten secara keahlian, tetapi juga tangguh secara mental, peduli lingkungan, dan siap bersaing di kancah global tanpa melupakan nilai-nilai religius," ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter yang kuat, disiplin, beretika, serta memiliki kepedulian sosial. Karena itu, keterlibatan berbagai instansi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan kolaboratif.
Dengan mengusung konsep MPLS Ramah, SMKN 1 Donorojo berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah secara nyaman, aman, dan menyenangkan. Program ini sekaligus menjadi pijakan awal dalam mencetak lulusan yang unggul di bidang vokasi, berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045.
(red) .
